Jumat, 19 Oktober 2012

Sinopsis novel "Beauty and sadnes" karya Yasunari Kawabata


SINOPSIS NOVEL KARYA YASUNARI KAWABATA
“BEAUTY AND SADNESS”
Atsukushii to Kanashimi
Keindahan dan Kesedihan
Sub tema          :           JALINAN RAMBUT HITAM
Penerjemah      :           Sobar hartini
Diterbitkan       :           Jalasutra
Cetakan           :           I Desember 2003
                                    III 2006
                                    256 hlm; 12x19 cm
OLEH              :           YULIA PRATITIS YUSUF

            Oki adalah seorang novelis yang mulai memasuki masa tuanya, berumur sekitar 50 tahun. Oki hidup bersama istrinya Fumiko dan anak laki-laki semata wayangnya Taichiro. Setiap sarapan pagi, Fumiko istrinya yang cerewet dan suka mengomel tersebut selalu mempunyai bahan obrolan yang isinya selalu menyindir Oki suaminya yang pernah berselingkuh dengan Otoko, seorang gadis belia yang cantik.
            “semua wanita pencemburu, tapi kamu telah mengajarkan beberapa tahun yang lalu bahwa cemburu merupakan obat berbahaya yang sangat pahit…. Sebilah pedang dengan kedua sisi yang tajam” kata Fumiko sinis,.. “untuk melukai pasanganmu dan dirimu sendiri” sahut Oki cepat.
“tak masalah, aku terlalu tua untuk bunuh diri ataupun bercerai” kata Fumiko, hal itulah yang ternyata membuat Fumiko tetap bertahan menjadi istri Oki, walaupun dia tau, Oki pernah mengkhianatinya.
“karena memang tak ada masa pensiun untuk menjadi istri. Itu buruk sekali” sindir Oki, “tapi ada perceraian. Aku ingin tahu sendiri bagaimana rasanya bercerai, setidak-tidaknya sekali dalam hidupku, tapi aku sudah tidak menginginkannya lagi” sela Fumiko cepat. Obrolan membosankan yang sering terjadi menjelang sarapan pagi.
            Sementara itu Taichiro akan berangkat menuju Kyoto, dia akan menulis tesis tentang sejarah Saneteka dan melihat langsung penggalian kuburan putri Kazunomiya yang dibongkar. Putri Kazunomiya meninggal sekitar tahun 1887, Taichiro bercerita pada ayahnya bahwa menurut yang dia dengar jasad Putri Kazunomiya hanya tinggal tulang-belulang, tetapi terlihat sang putri mati dalam pose yang indah, lugu, seperti seorang anak yang sedang tidur, juga ada sejumput jalinan rambut hitam dibelakang tengkorak kepalanya- gaya potongan rambut seorang janda, tapi rambut hitam putri Kazunomiya memberi kesan bahwa ia seorang wanita bangsawan yang mati muda.
            Di kuburan putri Kazunomiya selain jalinan rambut hitam yang ditemukan dibelakang tengkoraknya juga ditemukan pigura foto yang basah, yang berisi foto yang sangat pudar dari seorang pria muda yang mengenakan jubah perayaan resmi dan sebuah topi istana. Foto pigura itu ditemukan diantara lengan tengkorak sang putri, dan pigura tersebut berisi foto kekasih sang putri. Kisah kehidupan cinta sang putri yang sangat tragis membuat Taichiro mendesak ayahnya yang seorang novelis untuk menulis sebuah novel berdasarkan kisah putri Kazunomiya. Oki menolak karena menurutnya .kisah sang putri sangat sentimental.
            Selanjutnya, Taichiro berpamitan pada orang tuanya untuk pergi ke Kyoto menemui Keiko, gadis belia nan cantik, murid dari Otoko, wanita yang dulu sangat dicintainya. Tapi Oki tidak tenang dengan kepergian Taichiro untuk menemui Keiko, karena bagaimanapun Oki tidak bisa melupakan bagaimana dia pernah hampir tidur dengan Keiko di sebuah hotel.
            Bayangan saat dia bercumbu mesra dengan Keiko kembali menyeruak di pikirannya, Oki tidak bisa melupakan betapa indahnya tubuh molek Keiko, dan bagaimana dari cumbuannya di malam itu pada Keiko menjadikannya tanpa sengaja mengetahui kalau ternyata gadis cantik itu mencintai gurunya sendiri Otoko. Rasa mencintai yang tidak wajar anatara seorang perempuan dan perempua.
            Oki tak ingin Taichiro pergi ke Kyoto apapun alasannya, karena dia tau Taichiro pergi ke Kyoto adalah untuk menemui Keiko. Tetapi terlambat, Taichiro sudah berangkat ke Kyoto dan dijemput Keiko di bandara, yang kemudian mereka menuju ke hotel tempat mereka menginap. Di kamar itulah Taichiro mengetahui perasaan Keiko pada Otoko, dia sangat cemburu karena mengetahui gurunya Otoko (Nona Ueno) masih mencintai Oki. Dan dengan jelas Keiko juga mengatakan dia akan balas dendam pada Oki ayah Taichiro dengan jalan jatuh cinta dan membuat Taichiro sangat tergila-gila padanya.

perbandingan antara RPP model UNESA dan model JF


RPP 教案
UNESAとThe Japan Foundation の教案のスタイルを比較する。
番




類似点(るいじてん)と相違点(そういてん)

UNESAの教案
THE JAPAN FOUNDATIONの教案
1.

定義(ていぎ)
提案(ていあん)は手続(てつづ)きや組織(そしき)の学習(がくしゅう)を説明(せつめい)プラン(ぷらん)です。
教案(きょうあん)は、教育(きょういく)を含(ふく)むシナリオ(しなりお)/計画溝(けいかくみぞ)である従業(じゅうぎょう)の流(なが)れレッスン(れっすん)が始(はじ)まる前(まえ)に先生(せんせい)を調製(ちょうせい)した。
2.
教案(きょうあん)の作(つく)る目的(もくてき)
上半期中(かみはんきちゅう)に教師(きょうし)が行(おこな)う科目(かもく)や学習活動(がくしゅうかつどう)についての校長(こうちょう)への一般的(いっぱんてき)な情報(じょうほう)を提供(ていきょう)します。
教師(きょうし)は何(なに)をすべきかを理解(りかい)できて忘(わす)れを防(ふせ)ぐことを有用(ゆうよう)e  します。
q
内容(ないよう)
1.    アイデンティティー(学校名、件名(けんめい)、クラス/学期(がっき)、時間、SK、KD、指標(しひょう))
2.    目的
3.    教材
4.    方法
5.    ステップ·バイ·ステップの活動(かつどう)
·         予備(よび)
·         核(かく)となる活動(かつどう)
·         閉鎖(へいさ)
6.    (教材)/ 教科書
7.    評価(ひょうか)
1.    レッスンの実施日
2.    クラス
3.    テーマ
4.     (目標)
5.    (授業の流れ)+ 時間
·         導入:
-       復習
-       導入+基本練習
·         応用練習:
1.    (活動の前)
2.     活動
3.    (活動の後)
·         まとめ
6.    教材
4.
強点(つよしてん)
学校(がっこう)の規則(きそく)に従(したが)ってます。
-        教材(きょうざい)は詳細(しょうさい)に構造化(こうぞうか)されます
-        教師(きょうし)と生徒(せいと)の活動(かつどう)が順序(じゅんじょ)、詳細(しょうさい)で書(か)かれます。
-        材料(ざいりょう)を説明(せつめい)するときに忘(わす)れを避(さ)けます。
5.
弱点(じゃくてん)
教育(きょういく)の年表(ねんぴょう)を詳細(しょうさい)に書(か)かれていません
一部(いちぶ)の教師(きょうし)のための学習活動(がくしゅうかつどう)が行(おこな)われるように 想像(そうぞう)し、書面(しょめん)でそれを置(お)くために困難(こんなん)がある。
どちらのほうがいい?
            実際(じっさい)、我々(われわれ)はどちらが優(すぐ)れていると言(い)うことはできません。我々(われわれ)のニーズ(ず)に適応(てきおう)した。